SMK Untung Surapati — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, keluarga besar SMK Untung Surapati melaksanakan kegiatan keagamaan yang diisi dengan tausiah oleh Ustadz H. Nuri Ismail.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk mengenang perjuangan Rasulullah SAW sekaligus mengambil hikmah dan keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiah yang disampaikan, Ustadz H. Nuri Ismail menyampaikan empat poin penting yang menjadi pesan utama dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
1. Adab di Atas Segalanya
Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat agar kita senantiasa meneladani akhlak Rasulullah SAW. Nabi Muhammad SAW merupakan suri teladan dalam berbagai aspek kehidupan.
Melalui momentum ini, seluruh warga sekolah diajak untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan menerapkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
2. Kunci Ilmu yang Berkah
Ilmu tidak hanya menjadikan seseorang pintar, tetapi harus disertai dengan adab dan akhlak. Salah satu kunci agar ilmu yang dimiliki menjadi ilmu yang bermanfaat dan penuh keberkahan adalah dengan menghormati serta memuliakan orang tua dan guru.
Pesan ini menjadi pengingat bagi peserta didik bahwa keberhasilan dalam pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari sikap, adab, dan akhlak dalam kehidupan.
3. Hakikat Nur Muhammad SAW
Dalam tausiah juga disampaikan pembahasan mengenai Hakikat Nur Muhammad SAW. Nabi Adam AS merupakan manusia pertama, namun dalam pembahasan yang disampaikan, Nur Muhammad dijelaskan memiliki kedudukan khusus dalam pembahasan tentang penciptaan.
Hal terpenting yang dapat diambil adalah bagaimana umat Islam semakin mengenal, mencintai, dan meneladani Rasulullah SAW melalui akhlak, kasih sayang, kesabaran, kejujuran, dan kepedulian kepada sesama.
4. Cinta Tanah Air adalah Bagian dari Iman
Poin terakhir yang disampaikan adalah tentang Hubbul Wathan, yaitu kecintaan terhadap tanah air. Kecintaan kepada Indonesia dapat diwujudkan dengan menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta tidak membenci sesama karena perbedaan suku, agama, maupun latar belakang.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda, khususnya dalam menjaga dan mengamalkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Undang-Undang Dasar 1945.
Menjadikan Maulid sebagai Momentum Perbaikan Diri
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMK Untung Surapati diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, menghormati orang tua dan guru, serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan tanah air.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar SMK Untung Surapati diharapkan dapat terus membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, berkarakter, memiliki semangat persatuan, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.